LHOKSEUMAWE | posindependent.com — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah (STIKesMU) Lhokseumawe secara resmi melaksanakan serah terima 27 mahasiswa Program Studi S1 Gizi untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Muara Satu dan Puskesmas Muara Dua, Senin (7/1/2026).
Kegiatan serah terima berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif antara institusi pendidikan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Prosesi penyerahan mahasiswa dilakukan oleh Wakil Ketua I STIKesMU Lhokseumawe, Ns. Nanda Fitria, M.Kep, didampingi Ketua Program Studi S1 Gizi, Rizki Maulidya, S.ST., M.Gz, sebagai bentuk dukungan akademik sekaligus penguatan peran mahasiswa dalam intervensi kesehatan berbasis masyarakat.
Mahasiswa PKL diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Muara Satu, Afrizal DJ, SKM. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kontribusi tenaga gizi dalam program promotif dan preventif, khususnya melalui edukasi pola makan sehat, surveilans gizi komunitas, serta pemberdayaan posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Wakil Ketua I STIKesMU Lhokseumawe, Ns. Nanda Fitria, M.Kep, menyampaikan bahwa kegiatan PKL ini merupakan momentum strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu gizi secara empiris dan sistematis di tengah masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut belajar di lapangan, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan solusi berbasis data, edukasi yang tepat sasaran, serta inovasi program gizi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Kota Lhokseumawe,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Prodi S1 Gizi Rizki Maulidya, S.ST., M.Gz menjelaskan bahwa mahasiswa telah dibekali kompetensi teknis dan analitis, mulai dari pengukuran status gizi, penyuluhan gizi masyarakat, hingga analisis determinan sosial kesehatan yang memengaruhi pola konsumsi dan permasalahan gizi di wilayah kerja puskesmas. Pembekalan tersebut sejalan dengan penguatan peran nutrisionis dalam penerapan kebijakan kesehatan berbasis bukti di layanan kesehatan primer.
Melalui kerja sama ini, diharapkan mahasiswa dapat berkontribusi aktif dalam mendukung program prioritas puskesmas, seperti pencegahan stunting, pengendalian penyakit tidak menular berbasis pendekatan gizi, serta peningkatan literasi gizi keluarga yang menjadi fokus pembangunan kesehatan nasional dan regional Aceh.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima sebagai simbol komitmen dan sinergi berkelanjutan antara STIKesMU Lhokseumawe dan Puskesmas Muara Satu serta Muara Dua dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendekatan gizi komunitas.
Dengan dimulainya kegiatan PKL ini, STIKesMU Lhokseumawe kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan gizi yang adaptif, aplikatif, dan siap berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat Aceh.


