Daerah

Stok Ternak Meugang Ramadan di Aceh Utara Turun Drastis akibat Banjir

ACEH UTARA – Ketersediaan hewan ternak untuk menyambut tradisi meugang Ramadan di Aceh Utara tercatat sebanyak 3.573 ekor. Jumlah tersebut menurun signifikan dibandingkan tahun lalu yang mencapai 6.121 ekor, dampak dari banjir besar melanda kabupaten tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh Utara, Cut Teti Udiati, mengatakan bencana alam turut memengaruhi pasokan ternak, baik dari peternak lokal maupun suplai luar daerah.

“Musibah banjir jelas berdampak pada populasi ternak kita. Selama ini, kebutuhan meugang dipenuhi dari kombinasi pasokan luar dan hasil ternak masyarakat, namun tahun ini jumlahnya berkurang,” katanya, Selasa, 10 Februari 2026.

Kolaborasi Mahasiswa dan Puskesmas Perkuat Posyandu Bangka Jaya

Cut menegaskan, meskipun demikian stok yang ada dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan meugang Ramadan. Ia mengakui jumlah tersebut tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, namun kondisi pasokan tetap terkendali.

Untuk memulihkan sektor peternakan pascabencana, kata Cut, pihaknya terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada peternak agar kembali bangkit. Upaya tersebut meliputi peningkatan kesehatan ternak serta penerapan program perkawinan ternak secara terkontrol.

“Harapannya populasi ternak dapat kembali meningkat, sehingga roda ekonomi masyarakat juga perlahan pulih. Dari sisi harga, sejauh ini diperkirakan relatif sama dengan tahun lalu, namun daya beli masyarakat berpotensi menurun,” jelasnya.

Aceh Utara Dapat Kuota Pupuk Subsidi 7.732 Ton Pembudidaya Ikan

Ia menambahkan menjelang meugang Ramadan pihaknya akan melakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan ternak yang akan dipotong. Langkah ini dilakukan untuk memastikan daging yang beredar memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Kami selalu menekankan kepada petugas agar pengawasan dilakukan secara ketat. Insya Allah daging yang dikonsumsi masyarakat aman dan pasokannya terjaga,” imbuh Cut.

Adapun rincian stok ternak yang tersedia terdiri dari 2.202 ekor sapi jantan, 499 ekor sapi betina tidak produktif, 283 ekor sapi Australia, 393 ekor kerbau jantan, serta 196 ekor kerbau betina tidak produktif, dengan total keseluruhan mencapai 3.573 ekor. (Ririn).

Kasat Lantas Aceh Utara Ingatkan Bahaya Overload Truk Angkutan Barang

× Advertisement
× Advertisement