Aceh Selatan | Posindependent.com – Pemerintah Kecamatan Kluet Utara menggelar Musrenbang Kecamatan Kluet Utara 2026 sebagai langkah strategis menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Aceh Selatan tahun anggaran 2027. Forum perencanaan tersebut berlangsung di gedung pertemuan kecamatan setempat, Kamis 26 Februari 2026.
Musrenbang Kecamatan Kluet Utara 2026 mengusung tema “Meningkatkan Penerapan Syariat Islam, Sejahtera, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Partisipatif.” Pemerintah kecamatan menghadirkan seluruh unsur pemangku kepentingan guna memastikan arah pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Camat Kluet Utara, Alman Paluti, SSTP, M.Ec.Dev, memimpin langsung kegiatan tersebut. Hadir dalam forum itu Danramil Kluet Utara Kapten Inf Junaidi, perwakilan Kapolsek Kluet Utara melalui Kepala SPKT Aiptu Tasrizal, pendamping desa, KUA, para mukim, seluruh keuchik, Tuha Peut, perwakilan perempuan, UPTD Puskesmas, Balai Penyuluh Pertanian, Ketua MAA, serta undangan lainnya.
Rumuskan Prioritas Pembangunan dari Desa
Alman Paluti mengatakan Musrenbang Kecamatan Kluet Utara 2026 bertujuan merumuskan prioritas pembangunan sekaligus mengakomodasi aspirasi masyarakat dari tingkat desa. Ia menyatakan forum ini menjadi sarana menyelaraskan rencana kerja pemerintah dari desa, kecamatan, kabupaten hingga pusat.
“Kita menyusun prioritas pembangunan secara terarah. Kita dengarkan aspirasi masyarakat, lalu kita selaraskan dengan visi pembangunan kabupaten agar program benar-benar tepat sasaran,” ujar Alman.
Ia menekankan bahwa Musrenbang harus melahirkan perencanaan yang partisipatif dan transparan. Pemerintah kecamatan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan ide, kebutuhan, dan persoalan yang mereka hadapi.
Menurutnya, pendekatan bottom-up menjadi kunci agar pembangunan tidak sekadar administratif, tetapi benar-benar menjawab realitas lapangan. Pemerintah kecamatan juga memastikan setiap usulan yang masuk melalui forum ini akan dibahas secara objektif sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.
Forum Interaktif dan Penyelarasan Visi
Alman juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan Musrenbang sebagai media interaktif antarpemangku kepentingan. Ia mendorong semua pihak aktif berdiskusi dan memberikan masukan konstruktif demi kualitas perencanaan yang lebih baik.
“Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan. Forum ini menjadi wadah strategis untuk mengusulkan program dan kegiatan tahun berikutnya,” tegasnya.
Pendamping Desa Kecamatan Kluet Utara, Mukhsin, memandu jalannya diskusi. Ia mengarahkan peserta untuk menyampaikan gagasan secara sistematis, mulai dari identifikasi masalah hingga usulan solusi konkret.
Melalui Musrenbang Kecamatan Kluet Utara 2026, pemerintah kecamatan menegaskan komitmennya menyusun RKPD Aceh Selatan 2027 yang lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan daftar prioritas pembangunan yang realistis sekaligus visioner.
Dengan semangat partisipatif dan tata kelola yang bersih, Musrenbang Kecamatan Kluet Utara 2026 menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Aceh Selatan ke depan.***
Dapatkan pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan praktis bersama Pos Independent. Ikuti saluran resmi kami di WhatsApp Channel disini untuk menerimanotifikasi berita pilihan setiap hari.


