ACEH UTARA | Posindependent.com – Satu unit rumah toko penjualan kain milk Bahgia (29) di Gampong Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara terbakar, Minggu, 5 April 2026. Tidak ada korban jiwa dalam insiden nahas itu, namun kerugian ditaksirkan mencapai Rp 3 miliar.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto melalui Kasi Humas, AKP Bambang mengatakan kebakaran terjadi pukul 14.30 WIB. Korban yang merupakan warga Gampong Matang Jeulikat, Kecamatan Seunuddon saat kejadian sedang berada di depan toko. Kemudian ia diberitahukan oleh karyawannya lantaran terlihat asap mengumpal.
“Kemudian korban bersama karyawan mencoba mengecek sumber asap, diketahui sumber apil berasal dari belakang toko tepatnya dekat colokan listrik,” katanya.
Ia menambahkan, api dengan cepat membesar karena membakar kain serta kasur di bagian belakang toko. Warga sekitar kemudian membantu melakukan pemadaman awal sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa,” tambahnya.
Dikatakan Bambang, sekitar 90 persen barang-barang atau kain di dalam toko ludes. Sehingga kerugian keseluruhan ditaksir mencapai kurang lebih Rp 3 miliar.
Bambang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh arus pendek listrik. Selain itu diharapkan rutin memeriksa instalasi, tidak menumpuk barang mudah terbakar di dekat sumber listrik, serta memastikan kondisi bangunan dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah maupun tempat usaha.
“Itu untuk mencegah terjadinya kebakaran dan meminimalisir kerugian yang lebih besar,” imbuhnya.
Sementara Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Aceh Utara, Hasanuddin mengatakan pihaknya mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran dari Pos Alue Bili untuk memadamkan api yang menghanguskan toko tersebut.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB, namun pendinginan berlangsung hingga magrib tadi,” imbuhnya.


