Ekonomi & Bisnis

Harga Emas di Aceh Utara Turun Rp 100 Ribu Per Mayam

ACEH UTARA – Pergerakan harga emas di kawasan pusat perdagangan Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, mengalami penurunan dalam sepekan terakhir. Hingga Kamis, 12 Februari 2026, harga logam mulia tercatat turun sebesar Rp 100 ribu per mayam (tiga gram).

Pemilik Toko Emas Murni 2, Ridwan menyampaikan bahwa harga emas murni saat ini dipatok Rp8.250.000 per mayam. Angka tersebut lebih rendah dibanding pekan sebelumnya yang berada di level Rp8.350.000 per mayam.

Selain emas murni, harga emas jenis London juga mengalami penyesuaian. Dari sebelumnya Rp7,9 juta per mayam, kini turun menjadi Rp7,8 juta per mayam.

Korem 011/Lilawangsa Teguhkan Komitmen Lingkungan Bersih Lewat Kurve

“Sementara itu, untuk emas jenis paon belum mengalami perubahan harga dan tetap berada di kisaran Rp2,1 juta per gram,” katanya.

Menurut Ridwan, selama sepekan terakhir harga relatif stabil tanpa gejolak berarti. Meski demikian, ia belum dapat memastikan bagaimana tren harga emas dalam waktu dekat, mengingat fluktuasinya sangat dipengaruhi kondisi ekonomi global.

Dari sisi transaksi, kata dia, aktivitas jual beli dinilai cukup seimbang. Ridwan menyebutkan sekitar separuh masyarakat memilih menjual emas untuk memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan, sedangkan separuh lainnya justru memanfaatkan momentum penurunan harga untuk membeli.

Tujuh Sindikat Curanmor Ditangkap di Lhokseumawe

“Kita berharap harga emas dapat kembali bergerak stabil sehingga memberikan kepastian bagi pelaku usaha maupun masyarakat. Karena perubahan harga emas sangat bergantung pada dinamika pasar internasional,” imbuhnya. (Ririn)

× Advertisement
× Advertisement