Berita Daerah

Islamic Relief Indonesia Salurkan 1.671 Paket Sembako Ramadan bagi Warga Terdampak Bencana di Kecamatan Langkahan

Islamic Relief Indonesia menyalurkan sebanyak 1.671 paket sembako Ramadan kepada masyarakat terdampak bencana di empat desa, yakni Geudumbak, Langkahan, Rumoh Rayeuk, dan Tanjung Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Senin, 23 Februari 2026. Foto:Dok Humas IR

ACEH UTARA | posindependent.com – Bulan suci Ramadan kembali hadir membawa harapan bagi umat Muslim. Namun, bagi sebagian warga di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Ramadan tahun ini masih dijalani dalam keterbatasan. Dampak bencana yang belum sepenuhnya pulih membuat sejumlah keluarga masih bertahan di tenda pengungsian dan menghadapi tantangan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Islamic Relief Indonesia menyalurkan sebanyak 1.671 paket sembako Ramadan kepada masyarakat terdampak bencana di empat desa, yakni Geudumbak, Langkahan, Rumoh Rayeuk, dan Tanjung Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Program ini menjadi bagian dari komitmen lembaga kemanusiaan tersebut dalam menghadirkan dukungan nyata bagi keluarga terdampak, sekaligus memastikan mereka dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan layak.

Kemenkeu-BI Jaga Stabilitas, Defisit APBN Dikunci 2,68 Persen

Setiap paket sembako dirancang untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama satu bulan. Adapun isi paket meliputi beras 25 kilogram, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 1 kilogram, gula 1 kilogram, telur 30 butir, margarin 2 bungkus, garam beryodium 2 bungkus, kecap manis 1 botol, agar-agar 2 sachet, serta biskuit 2 bungkus.

Bagi para penerima manfaat, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan solidaritas di tengah masa pemulihan. Senyum dan rasa syukur terlihat saat paket bantuan diterima oleh warga.

Area Coordinator Islamic Relief Indonesia wilayah Aceh, Yusrizal Puteh, menyampaikan bahwa Kecamatan Langkahan menjadi salah satu fokus distribusi Ramadan tahun ini mengingat besarnya kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Mendagri Kembali ke Aceh Utara, Pemulihan Warga Jadi Fokus Utama Pemerintah

“Masih banyak keluarga yang hidup dalam keterbatasan, bahkan harus bertahan di tenda pengungsian. Di bulan Ramadan ini, mereka sangat membutuhkan dukungan agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan amanah dari para donatur Islamic Relief di berbagai belahan dunia.
“Kami berharap bantuan ini dapat menghadirkan rasa cukup dan menguatkan semangat para penerima manfaat. Semoga Ramadan tahun ini tetap dirasakan sebagai bulan penuh harapan, meski di tengah ujian,” tuturnya.

Melalui program Ramadan ini, Islamic Relief Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana, menjaga asa di tengah keterbatasan, serta memastikan nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup dalam setiap proses pemulihan.

Warga Simeulue Tewas Diserang Buaya, FJL Soroti Lemahnya Mitigasi Konflik Satwa

× Advertisement
× Advertisement