Berita Daerah Nasional

Lonjakan Pemudik Mulai Terjadi, Gubernur Lampung Pantau Langsung Arus Mudik di Gerbang Sumatera

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pangdam dan Kapolda Lampung memantau kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026. Dok/Adpim

LAMPUNG SELATAN | Posindependent.com – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pangdam II/Sriwijaya Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Helfy Assegaf, dan unsur Forkopimda turun langsung meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di kawasan Pelabuhan Bakauheni serta ruas Jalan Tol Trans Sumatera, Senin 16 Maret 2026.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem pengamanan, pelayanan, serta fasilitas bagi pemudik berjalan optimal menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Lampung sendiri dikenal sebagai gerbang utama Pulau Sumatera bagi jutaan pemudik yang datang dari Pulau Jawa.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan juga mengevaluasi kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026, operasi pengamanan terpadu yang digelar selama periode mudik Lebaran.

3.411 Guru dan Tendik di Aceh Utara Terima SK PPPK Paruh Waktu dari Pemkab

Sejumlah pos pelayanan dan pengamanan menjadi titik pemantauan, mulai dari Pos Pelayanan Rest Area 49B, Pos Pelayanan Rest Area 20B hingga Pos Pelayanan Bakauheni. Rombongan juga mengecek langsung fasilitas kesehatan, sarana pelayanan pemudik, serta kesiapan petugas di lapangan.

Lonjakan Kendaraan Mulai Terlihat

Kapolda Lampung Helfy Assegaf mengungkapkan bahwa kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Lampung secara umum sudah berjalan dengan baik.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan pemudik, Polda Lampung menyiapkan 92 pos yang tersebar di berbagai titik strategis. Pos tersebut terdiri dari 57 Pos Pengamanan (Pos Pam), 17 Pos Pelayanan (Pos Yan), 16 Posko Bencana, serta dua Pos Terpadu.

Pelindo Berbagi Ramadan di Aceh Utara, Korban Banjir Terima Sapi dan Sembako

Sebanyak 4.232 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait dikerahkan untuk mendukung Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merakmenuju Bakauheni menunjukkan tren peningkatan signifikan.

“Pada hari pertama tercatat sekitar 5.000 kendaraan. Kemudian meningkat menjadi 11.000 kendaraan, lalu 19.000 kendaraan, dan hari ini sudah mencapai sekitar 20.000 kendaraan,” kata Helfy.

Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh 2026 Naik Dua Kali Lipat, Ribuan Pemudik Berangkat dari Banda Aceh

Kapal Ditambah, Layanan Pemudik Diperkuat

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni, operator pelabuhan menambah jumlah kapal yang beroperasi di dermaga.

Jika sebelumnya satu dermaga hanya dilayani empat kapal, kini jumlahnya bertambah menjadi lima kapal. Penambahan ini bertujuan mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.

Rata-rata waktu pelayanan kapal untuk proses bongkar muat hingga kembali berlayar diperkirakan sekitar 45 menit.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pemerintah provinsi terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar.

KPK Tangkap Bupati Cilacap dan Sekda dalam OTT Dugaan Pemerasan THR Rp610 Juta

Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan dukungan layanan kesehatan bagi pemudik dengan mengaktifkan 74 posko kesehatan di seluruh wilayah Lampung.

“Kami juga menyiapkan mini ICU di kawasan Bakauheni untuk mengantisipasi kondisi darurat selama arus mudik,” ujar Mirza.

Masjid Diminta Buka 24 Jam untuk Pemudik

Selain fasilitas resmi pemerintah, Gubernur Mirza juga mengajak masyarakat turut berpartisipasi membantu pemudik.

Ia mengimbau pengurus masjid di sepanjang jalur mudik agar membuka masjid selama 24 jam sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik yang kelelahan di perjalanan.

“Kami mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan. Jika lelah, silakan beristirahat di rest area, pos pelayanan, maupun tempat ibadah yang tersedia sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, TNI, Polri, serta seluruh stakeholder, pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 diharapkan berlangsung aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.***

× Advertisement
× Advertisement