Berita Daerah

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh, Hujan Lebat Berpotensi Meluas

Awan gelap dan hujan lebat disertai petir di wilayah tropis, bmkg
Hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Aceh berdasarkan pembaruan peringatan dini BMKG. Dok/BMKG

Aceh | Posindependent.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Aceh pada Minggu (11/10/2026). Peringatan yang dirilis pukul 15.40 WIB itu menyebut potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat, disertai kilat atau petir dan angin kencang, mulai pukul 15.50 WIB hingga diperkirakan pukul 19.55 WIB.

BMKG Aceh juga memperingatkan kemungkinan meluasnya kondisi cuaca tersebut ke sejumlah kabupaten dan kota lainnya. Informasi ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun warga yang tinggal di wilayah berpotensi terdampak.

Peringatan tersebut mencakup sejumlah kecamatan di Aceh Utara, Aceh Besar, Bireuen, Pidie, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, serta beberapa kabupaten dan kota lainnya.

Prabowo dan El-Sisi Perkuat Kerja Sama, Indonesia-Mesir Bidik Dagang US$5 Miliar

Wilayah Aceh yang Masuk Peringatan Dini Cuaca

Berdasarkan pembaruan informasi BMKG Aceh pukul 15.40 WIB, potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di wilayah berikut:

  • Aceh Utara: Kuta Makmur, Lhoksukon, Matangkuli, Meurah Mulia, Cot Girek, Langkahan, Paya Bakong, Simpang Kramat, Pirak Timur, Geuredong Pase, dan Nisam Antara.
  • Aceh Besar: Indrapuri, Seulimeum, Montasik, Sukamakmur, Mesjid Raya, Ingin Jaya, Kuta Baro, Darussalam, Lembah Seulawah, Kota Jantho, Cot Glie, Kuta Malaka, Simpang Tiga, Darul Kamal, dan Blang Bintang.
  • Bireuen: Samalanga, Jeunieb, Peudada, Jeumpa, Makmur, Pandrah, Juli, Simpang Mamplam, Peulimbang, Peusangan Siblah Krueng, dan Peusangan Selatan.
  • Pidie: Geumpang, Muara Tiga, Padang Tiji, Sakti, Tangse, Tiro/Truseb, Keumala, Mane, dan Titeue.
  • Aceh Timur: Serbajadi, Pante Bidari, dan Indra Makmu.
  • Aceh Tenggara: Bambel, Badar, Darul Hasanah, Lawe Bulan, Bukit Tusam, Semadam, Ketambe, Deleng Pokhkisen, dan Lawe Sumur.
  • Aceh Tengah: Linge, Ketol, dan Rusip Antara.
  • Aceh Barat: Sungai Mas, Arongan Lambalek, dan Woyla Barat.

Peringatan awal tersebut juga mencakup Kecamatan Babah Rot di Aceh Barat Daya; sejumlah kecamatan di Gayo Lues, Aceh Jaya, Nagan Raya, dan Pidie Jaya; Kecamatan Permata di Bener Meriah; sejumlah kecamatan di Aceh Singkil; serta seluruh kecamatan di Kota Subulussalam.

Di Kota Subulussalam, wilayah yang masuk dalam daftar awal meliputi Simpang Kiri, Penanggalan, Rundeng, Sultan Daulat, dan Longkib.

Satpol PP Bongkar Puluhan Pondok Wisata di Lhokseumawe

Peringatan Hujan Lebat Berpotensi Meluas

Selain wilayah yang masuk dalam peringatan awal, BMKG Aceh menyebut potensi perluasan hujan sedang hingga lebat ke sejumlah daerah lain.

Wilayah tersebut meliputi sebagian kecamatan di Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Utara.

Potensi perluasan juga mencakup Kabupaten Simeulue, Aceh Singkil, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.

Kemenpora BERDAYA Latih 2.042 Penggerak Olahraga Disabilitas, Jangkau 9.329 Peserta

Untuk kawasan perkotaan, daftar perluasan meliputi Kota Banda Aceh, Kota Sabang, dan Kota Lhokseumawe. Di Banda Aceh, wilayah yang tercantum antara lain Baiturrahman, Kuta Alam, Meuraxa, Syiah Kuala, Lueng Bata, Kuta Raja, Banda Raya, Jaya Baru, dan Ulee Kareng.

Sementara itu, di Kota Lhokseumawe, potensi perluasan mencakup Kecamatan Muara Dua, Blang Mangat, dan Muara Satu. Di Kota Sabang, wilayah yang masuk daftar meliputi Sukakarya dan Sukajaya.

Daftar perluasan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di luar wilayah peringatan awal juga perlu memantau perkembangan informasi cuaca.

Lanal Lhokseumawe dan Mubadala Energy Hadirkan Layanan Kesehatan dan Bantuan Sembako bagi Warga

BMKG Perkirakan Kondisi Berlangsung hingga Pukul 19.55 WIB

Dalam pembaruan tersebut, BMKG memperkirakan kondisi cuaca berpotensi berlangsung hingga pukul 19.55 WIB pada Minggu (11/10/2026).

Masyarakat sebaiknya memperhatikan perubahan cuaca, terutama ketika hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi di sekitar tempat tinggal atau lokasi aktivitas.

Warga juga dapat mengantisipasi risiko selama hujan dengan membatasi aktivitas di ruang terbuka ketika petir menyambar, menjauhi pohon besar dan papan reklame saat angin kencang, serta berhati-hati ketika berkendara di tengah hujan dengan jarak pandang terbatas.

PLTS Atap Jadi Andalan Warga Saat Listrik Padam di Aceh Tamiang

Pengguna jalan perlu menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan dan jarak pandang. Masyarakat juga sebaiknya memantau pembaruan informasi resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan cuaca di wilayah masing-masing.

Peringatan dini ini menjadi pengingat agar masyarakat di Aceh meningkatkan kewaspadaan selama periode potensi hujan, petir, dan angin kencang berlangsung.***

Catatan sumber: Artikel ini disusun berdasarkan bahan pembaruan peringatan dini cuaca BMKG Aceh bertanggal 11 Oktober 2026 pukul 15.40 WIB. Informasi ini bukan konfirmasi bahwa hujan atau angin kencang telah terjadi di seluruh wilayah yang tercantum.

TK RA Miftahul Jannah Kenalkan Profesi dan Tugas Brimob melalui Outing Class di Mako Batalyon B Pelopor

Dapatkan pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan praktis bersama PosIndependent. Ikuti saluran resmi kami di WhatsApp Channel disini untuk menerima notifikasi berita pilihan setiap hari.
Iklan
Iklan
bir ali
× Advertisement
× Advertisement