LHOKSEUMAWE | Posindependent.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum setempat, Rabu, 18 Maret 2026.
Sidak tersebut bertujuan untuk menjamin kualitas dan kuantitas Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, serta mencegah potensi penyelewengan.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan melalui Kasat Reskrim AKP Boestani mengatakan ada enam SPBU dari total sepuluh yang disasar. Yakni Krueng Mane, Dewantara, Muara Satu, Cunda dan pusat Kota Lhokseumawe.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna memastikan BBM bersubsidi yang disalurkan kepada masyarakat, sesuai standar yang ditetapkan, baik dari segi kualitas maupun takaran,” kata kasat.
Boestani menambahkan petugas melakukan pengujian kualitas BBM menggunakan alat hydrometer dan thermo-hydrometer, untuk mengukur tingkat kepadatan (density) serta suhu bahan bakar.
Selain itu, sambung Kasat, dilakukan juga pengecekan volume guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam takaran yang diberikan kepada konsumen.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa BBM yang dijual kepada masyarakat benar-benar sesuai standar, serta untuk mencegah adanya praktik kecurangan yang dapat merugikan konsumen,” tuturnya.
Dikatakan Boestani, sidak tersebut juga merupakan bagian dari upaya Polres Lhokseumawe dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pada bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana kebutuhan BBM cenderung meningkat.
Ia menegaskan Polres Lhokseumawe terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap distribusi BBM di wilayah hukumnya, serta tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran.
“Kita berharap masyarakat dapat merasa lebih tenang dan percaya terhadap kualitas BBM yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari,” imbuhnya.


