Berita Daerah Sains

STIKesMu Lhokseumawe Dorong Pembelajaran Berbasis Industri bagi Mahasiswa Farmasi dan Gizi

STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Mahasiswa STIKesMu, Kunjungan Industri, Tour Edukasi Mahasiswa, Medan, Berastagi, Fakultas Farmasi, Program Studi Gizi, Industri Farmasi Indonesia, Industri Pangan, Pabrik Sari Roti, Pabrik Mutifa, CV Ukot Ratulangi, Good Manufacturing Practice, GMP, Pendidikan Kesehatan Aceh, Kampus Lhokseumawe, Pos Independent
Mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Farmasi dan S1 Gizi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah (STIKesMu) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Tour dan Kunjungan Industri ke Medan dan Berastagi, Sumatera Utara, pada 29 Oktober hingga 1 November 2025. Foto: dok humas STikesMu

LHOKSEUMAWE | posindependent.com, 01 November 2025 — Mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Farmasi dan S1 Gizi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah (STIKesMu) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Tour dan Kunjungan Industri ke Medan dan Berastagi, Sumatera Utara, pada 29 Oktober hingga 1 November 2025.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tiga malam ini diikuti oleh 140 mahasiswa beserta dosen pendamping. Rombongan berkesempatan mengunjungi sejumlah perusahaan besar di bidang pangan dan farmasi, di antaranya Pabrik Sari Roti, Pabrik Mutifa, dan CV. Ukot Ratulangi.

Dalam kunjungan ke Pabrik Sari Roti, peserta melihat langsung proses produksi pangan modern yang menjamin kebersihan dan keamanan produk. Sementara di Pabrik Mutifa, mahasiswa mempelajari penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dalam proses pembuatan obat-obatan. Kunjungan ke CV. Ukot Ratulangi memberikan wawasan mengenai sistem distribusi bahan pangan dan farmasi di tingkat regional.

Laporan Warga Soal Dugaan Administrasi Calon Keuchik Muncul di Alue Ngom

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif bersama pihak industri serta sharing session mengenai peluang karier di sektor kesehatan dan pangan.

Kegiatan Industri Perkuat Kolaborasi Prodi Farmasi dan Gizi STIKesMu

Ketua Program Studi D-III Farmasi menuturkan bahwa kunjungan industri merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang penting bagi mahasiswa.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana teori yang mereka pelajari diterapkan secara profesional di lapangan. Ini menjadi bekal berharga untuk kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Ratusan Ribu Warga Terdampak, Ditjen Dukcapil Jemput Bola ke Aceh Utara

Senada dengan itu, Ketua Program Studi S1 Gizi menambahkan bahwa kegiatan lintas prodi ini memperkuat kolaborasi antara bidang gizi dan farmasi.

“Kedua bidang ini memiliki keterkaitan erat, terutama dalam hal mutu, keamanan produk, dan peningkatan gizi masyarakat. Sinergi ini diharapkan melahirkan lulusan yang berpikir integratif dan inovatif,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan wisata edukatif ke kawasan Berastagi sebagai sarana penyegaran dan penguatan kebersamaan antar mahasiswa.

Kemendagri Hadir untuk Warga Terdampak, Layanan KTP-el Aceh Utara Mulai Pulih Pascabanjir

Melalui program rutin ini, STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe menegaskan komitmennya dalam menjembatani dunia pendidikan dengan industri untuk melahirkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap bersaing di era global.***

Dapatkan pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan praktis bersama PosIndependent. Ikuti saluran resmi kami di WhatsApp Channel disini untuk menerima notifikasi berita pilihan setiap hari.

 

PT Pembangunan Lhokseumawe Revitalisasi Jaringan Gas Pascabanjir, Dukung Pemulihan Layanan Energi dan Ekonomi Warga
× Advertisement
× Advertisement