Berita Nasional

Tekan Antrean dan Calo Tiket, Ini Strategi Baru Kemenhub Hadapi Arus Balik

antrean pemudik sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan Cilegon arus mudik Lebaran 2026 menuju Sumatra data Pelindo terbaru
Pemudik sepeda motor antre memasuki kapal di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Kamis (19/3/2026). PT Pelindo Regional 2 Banten mencatat 63.210 unit motor dengan 109.056 penumpang telah menyeberang ke Sumatra dalam 10 hari terakhir sejak pelabuhan ini difungsikan khusus untuk arus mudik. (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa)

Jakarta | Posindependent.com – Kementerian Perhubungan melalui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memperketat strategi arus balik Lebaran 2026 di lintas penyeberangan Sumatra–Jawa, Minggu 22 Maret 2026, dengan fokus pada pengendalian kendaraan, optimalisasi pelabuhan, dan percepatan layanan.

Kemenhub langsung mengolah hasil evaluasi puncak arus mudik yang terjadi pada 18 Maret 2026 untuk memperbaiki skema operasional. Pemerintah kini mengarahkan seluruh sumber daya agar arus balik Lebaran 2026 berjalan lebih terkendali, responsif, dan minim hambatan.

Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan jajarannya tidak ingin mengulang kendala saat arus mudik. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat, membaca situasi lapangan secara real-time, dan mengambil keputusan tanpa menunggu kondisi memburuk.

Tumpukan Kayu Terbakar di Langkahan, Petugas Kewalahan Padamkan Api

Skema Cepat untuk Tekan Antrean

Kemenhub menggandeng PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk memperkuat skenario operasional di pelabuhan utama. Pemerintah mendorong percepatan sistem tiba–bongkar–berangkat (TBB) agar kapal tidak terlalu lama bersandar.

Petugas juga menyiapkan simulasi layanan hingga 5–6 dermaga untuk meningkatkan kapasitas angkut kendaraan. Langkah ini diharapkan mampu menekan antrean panjang yang sebelumnya sempat terjadi.

Selain itu, pemerintah memberi perhatian khusus pada titik rawan seperti Bakauheni yang sering mengalami perpotongan arus kendaraan. Untuk mengurai potensi kepadatan, Kemenhub menyiapkan jalur alternatif melalui Pelabuhan Panjang menuju Krakatau Bandar Samudera.

Kerangka Korban Banjir Aceh Utara Ditemukan di Kebun

Kemenhub juga memanfaatkan teknologi drone untuk memantau kondisi antrean secara langsung. Data visual tersebut membantu petugas mengambil keputusan cepat saat terjadi lonjakan kendaraan.

Tiket Diperketat, Buffer Zone Dioptimalkan

Di sisi hulu, Kemenhub bersama Korlantas Polri memperkuat pengendalian kendaraan melalui sistem buffer zone dan delaying system. Petugas akan menahan kendaraan di titik tertentu sebelum memasuki pelabuhan guna mencegah penumpukan ekstrem.

Pemerintah juga mengevaluasi sistem tiket dengan memperluas radius pembelian lebih dari 4 kilometer dari pelabuhan. Kebijakan ini bertujuan mengurai kepadatan di jalur masuk utama.

Internet Mudik Lebaran 2026 Ngebut, Menkomdigi Pastikan Jaringan Nasional Stabil

Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan penerapan tiket Ferizy berbasis satu NIK untuk satu tiket harus berjalan konsisten. Ia ingin menutup celah praktik percaloan sekaligus memastikan distribusi tiket lebih adil.

Selain itu, Kemenhub menyoroti pentingnya pengaturan arus kendaraan di dalam kawasan pelabuhan dan area penyangga seperti kawasan industri. Rekayasa akses bongkar muat menjadi kunci agar arus kendaraan tidak saling bersilangan.

Menutup pernyataannya, Menhub menegaskan bahwa strategi arus balik Lebaran 2026 tidak hanya mengejar kelancaran, tetapi juga menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Ia memastikan seluruh langkah yang diambil bertujuan melindungi masyarakat selama perjalanan kembali ke daerah asal.***

Sumber : Info Publik

Penumpang Bandara SIM Tembus 18 Ribu, Arus Mudik Lebaran 2026 Naik 8,3 Persen

× Advertisement
× Advertisement