Aceh Utara | Posindependent.com – Sebanyak 2.000 bibit pohon mangrove ditanam di kawasan pesisir Gampong Matang Puntong, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Senin, 21 September 2026. Aksi dilakukan TNI Kodim 0103 Aceh Utara bersama masyarakat tersebut untuk mencegah terjadinya abrasi kian mengganas wilayah setempat.
Komandan Kodim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf Faisal mengatakan tujuan penanaman ribuan bibit mangrove tersebut untuk pelestarian lingkungan. Apalagi pesisir Seunuddon kawasan paling luas di Aceh Utara, selain itu banyak keluhan masyarakat tentang abrasi pantai kian mengganas di wilayah itu.
“Keluhan masyarakat tentang sering terjadinya abrasi pantai di pesisir Seunuddon ini kami tampung, hingga akhirnya memutuskan untuk menanam bibit mangrove sebagai upaya pencegahannya,” kata Dandim.
Faisal berharap, penanaman bibit mangrove yang merupakan bagian dari rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI tersebut bukan sebatas menanam saja. Tetapi bisa menumbuhkan semangat bagaimana menjaga kelestarian alam serta lingkungan khususnya di kawasan pesisir.
“Kami sekarang menanam dan bukan kami yang menikmati, tetapi untuk masa depan generasi penerus di 20 tahun mendatang,” imbuhnya.
Mukim Kuta Piadah, Seunuddon, Mansur mengatakan pesisir pantai Seunuddon kondisinya saat ini sudah rusak diterjang abrasi, dan diperparah ketika terjadinya banjir besar akhir tahun lalu. Bahkan, sampai hari ini dirinya mengaku belum ada perbaikan sama sekali oleh pemerintah.
“Kami sangat berterima kasih sudah ditanami mangrove, karena belajar dari pengalaman dulu pernah menanam pohon cemara di tepi pantai dan sekarang sudah kelihatan hasilnya,” ujarnya.
Mansur mengajak semua masyarakat untuk saling menjaga dan merawat tanaman mangrove yang sudah ditanami di pesisir tersebut. Sehingga ke depan bisa berfungsi secara maksimal mencegah kembali terjadinya abrasi pantai atau sungai.
“Mudah-mudahan dengan hidup mangrove ini bisa sedikit bertahan dari hantaman air. Karena abrasi kian mengganas, apalagi saat bulan purnama tiba,” kata Mansur.
Camat Seunuddon, Ismohar menyampaikan jika penanaman mangrove tersebut bukan sekadar tanaman. Akan tetapi merupakan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam memelihara lingkungan khususnya pesisir pantai Matang Puntong, Seunuddon.
“Ini sangat penting mengingat Gampong Matang Puntong memiliki pesisir pantai yang luas, dan dominan masyarakat bekerja sebagai nelayan dan petambak,” tuturnya.
Ismohar berharap dengan penanaman bibit mangrove tersebut, bisa mencegah dari ancaman abrasi yang senantiasa selalu menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat Seunuddon.
“Semoga ini menjadi benteng alami untuk mencegah abrasi pantai. Mari menjaga, merawat dan melestarikan bibit mangrove yang kita tanam hari ini,” pungkasnya.***


