Banda Aceh | Posindependent.com – Peringatan dini cuaca Aceh kembali dikeluarkan oleh BMKG pada Minggu malam, 7 Juni 2026. BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah Aceh mulai pukul 23.09 WIB hingga 02.30 WIB.
Berdasarkan pembaruan informasi BMKG Aceh, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di beberapa kabupaten/kota dan dapat meluas ke wilayah lain dalam waktu singkat. Kondisi tersebut berisiko mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan, nelayan, petani, dan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.
Wilayah yang masuk kategori peringatan dini cuaca Aceh meliputi sebagian daerah di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Utara, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Simeulue, Aceh Singkil, Pidie, Nagan Raya, hingga Aceh Tamiang.
Daftar Wilayah Aceh yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
BMKG mencatat sejumlah kecamatan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Di Kabupaten Aceh Timur, wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Peureulak, Ranto Peureulak, Idi Timur, Simpang Ulim, hingga Darul Aman.
Sementara di Aceh Tengah, potensi hujan diperkirakan terjadi di kawasan Bintang, Ketol, Jagong Jeget, Atu Lintang, dan sekitarnya. Kondisi serupa juga berpotensi melanda sejumlah wilayah di Aceh Barat, Aceh Utara, Bireuen, Bener Meriah, Pidie, Aceh Besar, Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, hingga Aceh Tamiang.
Dalam informasi resminya, BMKG menegaskan bahwa hujan lebat berpotensi disertai petir dan hembusan angin kencang. Kondisi ini dapat memicu genangan, jalan licin, pohon tumbang, hingga terganggunya aktivitas transportasi pada malam hari.
BMKG Aceh Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Bertpotensi Meluas
BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca Aceh hari ini yang dapat berubah cepat. Warga yang berada di kawasan rawan longsor, bantaran sungai, maupun wilayah terbuka diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas.
Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat hujan deras dan menghindari berteduh di bawah pohon besar maupun baliho yang berpotensi roboh akibat angin kencang.
Selain itu, nelayan dan masyarakat pesisir diimbau memantau pembaruan informasi prakiraan cuaca Aceh melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi risiko cuaca buruk.
BMKG memperkirakan peringatan dini cuaca Aceh masih berlangsung hingga pukul 02.30 WIB. Potensi hujan lebat dapat meluas ke wilayah lain seiring perubahan dinamika atmosfer.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak mengabaikan pembaruan informasi resmi terkait cuaca ekstrem Aceh agar dapat mengantisipasi dampak buruk sejak dini.***


