Jakarta | Posindependent.com – Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM menemui Kementerian Sosial RI dan Satgas Percepatan Rehabilitasi Rekonstruksi (PRR) di Jakarta, Selasa 23 Juni 2026, untuk memperjuangkan percepatan penyaluran bantuan bagi korban banjir di Aceh Utara. Langkah tersebut dilakukan setelah sebanyak 52.360 kepala keluarga (KK) korban banjir Aceh Utara dinyatakan lolos verifikasi dan menunggu proses lanjutan di tingkat pemerintah pusat.
Dalam rangkaian agenda itu, Ismail A. Jalil terlebih dahulu mendatangi Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Sekretaris Daerah Aceh Utara Dayan Albar, S.Sos., MAP, Kepala Dinas Sosial Fakhruradhi, SH, MH, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Safrizal, S.STP., MAP, serta Camat Nisam Azhar, S.Sos.
Rombongan diterima Plt.Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos, Masryani Mansyur. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara meminta percepatan proses penyaluran bantuan hidup sementara (jadup) dan bantuan sosial lainnya bagi masyarakat yang terdampak banjir.
Usai dari Kemensos, Bupati Aceh Utara melanjutkan koordinasi dengan Kepala Posko Satgas PRR Pusat, Irjen Pol Dr. Wahyu Bintono, di Sekretariat Satgas PRR, Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Bupati Aceh Utara menyerahkan dokumen usulan jadup Tahap IV sebanyak 28.355 KK serta usulan susulan sebanyak 35.363 KK. Penyerahan dokumen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan seluruh warga terdampak yang memenuhi syarat dapat masuk dalam skema bantuan pemerintah.
Seluruh Data Korban Banjir Sudah Diserahkan ke Pusat
Ismail A. Jalil mengatakan seluruh data yang dibutuhkan pemerintah pusat kini telah disampaikan secara lengkap.
Menurutnya, data yang diserahkan mencakup usulan 35.363 KK, usulan 28.355 KK, serta data sebelumnya yang telah dikirimkan dalam proses pengajuan bantuan korban banjir Aceh Utara.
“Alhamdulillah, hari ini semua data sudah kita serahkan, mulai dari data 35.000 KK, kemudian 28.000 KK, hingga data 58.000 KK yang telah dikirimkan sebelumnya. Jadi seluruh data dari Aceh Utara sudah berada di pusat,” kata Ismail A. Jalil.
Ia berharap proses administrasi dan verifikasi di tingkat kementerian dapat berjalan lancar sehingga bantuan yang ditunggu masyarakat dapat segera direalisasikan.
Menurut Bupati Aceh Utara, percepatan bantuan menjadi kebutuhan penting karena masih banyak warga terdampak yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
Kemensos Verifikasi 52.360 KK Korban Banjir Aceh Utara
Direktur PSKBA Kemensos, Masryani Mansyur, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima tembusan data dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dengan jumlah mencapai puluhan ribu kepala keluarga.
Ia menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan akan dilakukan setelah tahapan verifikasi dan koordinasi dengan Satgas PRR selesai dilaksanakan.
“Insya Allah, setelah data dinyatakan clear oleh Satgas PRR, kami akan segera memproses pengajuannya ke Kementerian Keuangan untuk kemudian disalurkan,” ujar Masryani.
Masryani menambahkan, dari total sekitar 58.000 KK yang diajukan sebelumnya, sebanyak 52.360 KK telah dinyatakan clear atau lolos verifikasi data.
Data tersebut menjadi dasar penting dalam proses pengajuan bantuan ke pemerintah pusat. Setelah dukungan anggaran tersedia, bantuan akan disalurkan kepada masyarakat yang telah memenuhi persyaratan.
Pemkab Aceh Utara Terus Kawal Proses Bantuan
Koordinasi langsung yang dilakukan Bupati Aceh Utara dengan Kemensos dan Satgas PRR menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal proses bantuan hingga ke tingkat pusat.
Langkah jemput bola tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian administrasi dan mempersingkat waktu tunggu masyarakat yang terdampak banjir.

Bupati Aceh Utara bertemu Satgas PRR Pusat di Jakarta membahas percepatan bantuan 52.360 KK korban banjir Aceh Utara. Dok/Ist
Bagi ribuan keluarga korban banjir di Aceh Utara, realisasi jadup dan bantuan sosial memiliki peran penting dalam mendukung pemulihan kondisi ekonomi serta kebutuhan sehari-hari pascabencana.
Ismail A. Jalil juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar sembari menunggu tahapan yang sedang berlangsung di pemerintah pusat.
“Prosesnya sudah kita dengar langsung dari pihak Kemensos. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras. Semoga upaya ini cepat terlaksana demi mewujudkan moto kita, Aceh Utara Bangkit,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan akan terus berkoordinasi dengan Kemensos, Satgas PRR, dan kementerian terkait lainnya hingga proses penyaluran bantuan bagi korban banjir Aceh Utara dapat segera terealisasi.***


