Berita Daerah

Islamic Relief dan Baitul Mal Lhokseumawe Perkuat Program Sponsorship Anak Yatim

Islamic Relief Indonesia bersama Baitul Mal Lhokseumawe resmi memperluas jangkauan Program Sponsorship Anak Yatim ke Kota Lhokseumawe, Aceh. Ditandai dengan penyerahan sembilan buku rekening tabungan kepada anak yatim di Kecamatan Blang Mangat, Rabu (12/8/2026). Foto: Dok Ist.
Islamic Relief Indonesia bersama Baitul Mal Lhokseumawe resmi memperluas jangkauan Program Sponsorship Anak Yatim ke Kota Lhokseumawe, Aceh. Ditandai dengan penyerahan sembilan buku rekening tabungan kepada anak yatim di Kecamatan Blang Mangat, Rabu (12/8/2026). Foto: Dok Ist.

LHOKSEUMAWE | posindependent.com, 12 Agustus 2026 — Islamic Relief Indonesia resmi memperluas jangkauan Program Sponsorship Anak Yatim ke Kota Lhokseumawe, Aceh. Perluasan program tersebut ditandai dengan penyerahan sembilan buku rekening tabungan kepada anak yatim di Kecamatan Blang Mangat, Rabu (12/8/2026).

Program sponsorship ini tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan materiil, tetapi juga diarahkan untuk memastikan anak-anak yatim memperoleh dukungan secara berkelanjutan dalam menjalani proses tumbuh dan berkembang. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan, kesehatan, gizi, serta perlengkapan sekolah sehingga anak-anak penerima manfaat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih cita-cita.

Penyerahan bantuan berlangsung di Kota Lhokseumawe dan dihadiri oleh sejumlah pihak yang memiliki perhatian terhadap perlindungan dan pemberdayaan anak yatim. Deputy 2 CEO Islamic Relief Indonesia, T. Candra Kirana, turut menyerahkan bantuan secara langsung kepada para penerima manfaat.

Mahasiswa KKN Unimal Edukasi PHBS dan Pertolongan Pertama Siswa SDN 6 Kuta Makmur

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, H. Dr. Damanhur Abbas, Lc., MA, perwakilan Kementerian Agama Kota Lhokseumawe, unsur kecamatan, perangkat gampong, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Baitul Mal Lhokseumawe Dorong Kolaborasi Pemberdayaan

Kehadiran Baitul Mal Kota Lhokseumawe dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada kelompok masyarakat rentan, khususnya anak yatim dan keluarga kurang mampu.

Berenang di Pante Bahagia, Mahasiswa Asal Langsa Ditemukan Tak Bernyawa

Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe, H. Dr. Damanhur Abbas, Lc., MA, menyampaikan apresiasi atas perluasan Program Sponsorship Anak Yatim Islamic Relief Indonesia ke Kota Lhokseumawe. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga filantropi, Baitul Mal, pemerintah, dan masyarakat merupakan langkah strategis untuk memastikan bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sesaat.

“Kami menyambut baik hadirnya Program Sponsorship Anak Yatim Islamic Relief Indonesia di Kota Lhokseumawe. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan anak-anak yatim. Baitul Mal Kota Lhokseumawe tentu sangat mendukung kolaborasi seperti ini, karena penanganan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat membutuhkan sinergi dari berbagai pihak,” ujar Damanhur Abbas.

Ia menambahkan, perhatian terhadap anak yatim perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga dengan memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, pembinaan, serta kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi yang mandiri.

Polisi Tangkap Dua Pencuri Sepeda Motor di Gua Jepang Lhokseumawe

“Anak yatim bukan sekadar penerima bantuan. Mereka adalah generasi penerus yang memiliki potensi dan cita-cita. Karena itu, kita harus memastikan mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Harapan kami, program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak yatim di Kota Lhokseumawe,” tambahnya.

Sinergi untuk Pengentasan Kemiskinan

Pengembangan Program Sponsorship Anak Yatim di Kota Lhokseumawe juga berjalan beriringan dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan Islamic Relief Indonesia. Kolaborasi dengan Baitul Mal Kota Lhokseumawe diarahkan untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.

Melalui pendekatan tersebut, bantuan kepada keluarga rentan diharapkan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi secara bertahap dapat diarahkan pada peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi.

Tim Star Reborn Sita Tujuh Sepeda Motor Milik Sekelompok Remaja

Islamic Relief Indonesia hingga saat ini telah mendampingi sekitar 1.300 anak yatim di empat provinsi melalui program sponsorship. Di Aceh, program tersebut sebelumnya telah menjangkau sejumlah wilayah, antara lain Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Jaya, dan Kabupaten Aceh Barat.

Dengan masuknya Kota Lhokseumawe sebagai wilayah pengembangan program, diharapkan semakin banyak anak yatim yang mendapatkan akses terhadap dukungan pendidikan, kesehatan, gizi, dan kebutuhan dasar lainnya.

Sembilan Anak, Awal dari Lebih Banyak Harapan

Perwakilan Islamic Relief Indonesia, Yusrizal Puteh, mengatakan bahwa dukungan yang diberikan melalui program sponsorship merupakan bentuk investasi sosial untuk masa depan anak-anak.

“Ketika kita menitipkan amanah melalui Islamic Relief Indonesia, yang kita bantu bukan hanya seorang anak untuk melewati hari ini, melainkan kita sedang ikut menyiapkan generasi yang lebih kuat untuk masa depan,” ujar Yusrizal Puteh.

Sementara itu, Deputy 2 CEO Islamic Relief Indonesia T. Candra Kirana menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memperluas jangkauan program dan meningkatkan jumlah penerima manfaat.

“Sembilan anak hari ini, semoga menjadi awal dari ribuan harapan esok hari. Amanah kita adalah harapan mereka. Islamic Relief Indonesia akan terus berupaya hadir untuk membantu, menguatkan, dan membangun masa depan yang lebih baik,” kata T. Candra Kirana.

Program sponsorship tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat dan para dermawan untuk mengambil bagian dalam memastikan anak-anak yatim memperoleh masa depan yang lebih baik.

Bagi Baitul Mal Kota Lhokseumawe, kolaborasi dengan Islamic Relief Indonesia juga menjadi bagian dari semangat membangun ekosistem pemberdayaan yang melibatkan lembaga zakat, lembaga kemanusiaan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat sekaligus menghadirkan program yang lebih terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat kurang mampu di Kota Lhokseumawe.

Dengan semangat bersama membantu, bersama menguatkan, dan bersama membangun masa depan, perluasan Program Sponsorship Anak Yatim di Kota Lhokseumawe diharapkan menjadi langkah awal bagi hadirnya lebih banyak dukungan dan peluang bagi anak-anak yatim untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita mereka.

Iklan
Iklan
bir ali
× Advertisement
× Advertisement