Lhokseumawe | Posindependent.com – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe menangkap dua tersangka, dalam kasus tindak pidana pembunuhan seorang wanita lanjut usia bernama Aminah (70) warga Gampong Guha Uleu, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara. Kedua pelaku tersebut berinisial R dan K tak lain merupakan tetangga korban satu kampung.
“Kita tangkap bulan lalu, sekarang sedang dalam pemberkasan dan proses persiapan melakukan rekonstruksi,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, melalui Kasat Reskrim, AKP Boestani, Sabtu, 25 Juli 2026.
Boestani menambahkan, dalam kasus ini kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi. Selain dua tersangka yang sudah dijebloskan ke jeruji besi Polres Lhokseumawe, satu lagi masih menjadi buronan petugas berinisial N.
“Untuk N yang sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) kami imbau segera menyerahkan diri. Begitupun dengan keluarga pelaku, supaya berkenan kooperatif dengan kepolisian memberitahukan keberadaan tersangka,” tuturnya.
Kasat menyebutkan, jika tidak segera menyerahkan diri pihaknya akan terus memburu kemanapun DPO melarikan diri. Dikhawatirkan jika pengejaran dilakukan petugas, terjadi hal-hal tidak diinginkan ketikan penangkapan di lapangan.
“Kami juga meminta kepada keluarga korban mohon bersabar. Kita akan memberikan keadilan seadil-adilnya. Mulai dari penyidikan, pemberkasan hingga pengiriman berkas akan kita komunikasikan dengan keluarga korban,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Keuchik Gampong Guha Uleu, Abdullah Ibrahim kepada AJNN mengatakan pagi dirinya menerima informasi dari Dusun Cot Kareung bahwa ada orang meninggal dunia dengan kondisi lebam di leher dan bagian wajahnya.
“Kemungkinan kejadian saat subuh, kejadian diketahui oleh saudara korban tadi pagi saat ingin meminta jeruk nipis. Saat dipanggil korban tidak menjawab,” kata Abdullah.
Ia menambahkan, karena korban tidak kunjung menjawab, saksi kemudian mencoba mengintip ke dalam rumah dan melihat korba sudah terbaring terlentang tanpa bergerak.
Melihat kondisi itu, sambung Abdullah saksi lalu memberitahukan kepada masyarakat lain. Lalu, penduduk setempat mendatangi lokasi serta membongkar paksa jendela dan pintu lantaran rumah dalam kondisi terkunci.
“Korban ini istri Imum Chik Masjid di sini, yang sudah lebih dulu meninggal setahun lalu,” ujarnya.
Ia menyebut, setelah warga berhasil masuk ke rumah. Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia untuk divisum. Saat ini korban sudah dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan.
“Diduga Aminah menjadi korban pencurian, karena kalung dan cincin emas yang dipakai sekitar 15 mayam hilang,” katanya.


