Berita Daerah

Volume Sampah Aceh Utara Naik 7,5 Ton per Hari Selama Milad Samudera Pasai

Siswa membersihkan sampah di kawasan stan Milad ke-800 Samudera Pasai di Aceh Utara. Volume sampah
Sejumlah siswa memungut dan membersihkan sampah di sekitar stan Milad ke-800 Samudera Pasai, Aceh Utara. Dok/RYD

Aceh Utara | Posindependent.com – Volume sampah Aceh Utara meningkat selama rangkaian Milad ke-800 Samudera Pasai yang berlangsung di Aceh Utara. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mencatat tambahan sekitar 7,5 ton sampah per hari, sehingga kondisi tersebut ikut menambah beban pengangkutan dan mengganggu ritase rutin petugas.

Plt Kepala DLHK Aceh Utara, Saiful Fata, mengatakan petugas biasanya mengangkut sekitar 200 hingga 250 ton sampah setiap hari. Selama momentum perayaan Milad Samudera Pasai, jumlah itu bertambah sekitar 7,5 ton atau setara dengan tiga truk pengangkut.

“Biasanya per hari petugas mengangkut sekitar 200 hingga 250 ton, sekarang bertambah lagi sebanyak 7,5 ton atau tiga truk armada pengangkut,” kata Saiful, Rabu (9/9/2026).

Balai Pengajian Baru Jadi Ruang Belajar 312 Santri di Aceh Utara

Volume Sampah Aceh Utara Bertambah Selama Perayaan

Menurut Saiful, tambahan sampah tersebut masih banyak tercampur dan didominasi berbagai jenis limbah dari aktivitas pengunjung. Sekitar 75 persen di antaranya berupa plastik kemasan air mineral, kantong plastik, karton kemasan makanan dan jenis sampah lainnya.

Peningkatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi DLHK karena jumlah armada pengangkut yang tersedia terbatas. Kondisi itu berpotensi memengaruhi jadwal pengangkutan sampah pada rute yang selama ini berjalan rutin.

“Karena kekurangan armada pengangkut, ini pasti mengganggu tugas ritase rutin harian petugas,” ujar Saiful.

Warga Nagan Raya Meninggal di Malaysia, Jenazah Dipulangkan ke Kampung Halaman

Kenaikan volume sampah juga menunjukkan besarnya aktivitas masyarakat selama pelaksanaan Milad ke-800 Samudera Pasai. Sampah dari konsumsi makanan dan minuman menjadi salah satu jenis limbah yang paling banyak muncul di kawasan kegiatan.

DLHK Ingatkan Pengelola Event Kelola Sampah

Untuk mengantisipasi penumpukan, DLHK Aceh Utara telah mengingatkan event organizer agar mengarahkan sampah ke fasilitas yang tersedia. Petugas meminta pengelola menempatkan sampah pada tong dan kontainer yang telah disediakan di sekitar maupun di dalam area kegiatan.

Langkah tersebut penting agar petugas dapat mengangkut sampah secara lebih teratur tanpa mengganggu pelayanan kebersihan pada wilayah lainnya.

Pulihkan Alam Pascabanjir, 800 Pohon Ditanam di Aceh Utara

DLHK tetap menangani tambahan volume tersebut di tengah keterbatasan armada. Volume sampah Aceh Utara selama rangkaian Milad Samudera Pasai menjadi perhatian karena peningkatan produksi sampah berlangsung bersamaan dengan kebutuhan menjaga kebersihan lokasi kegiatan dan pelayanan rutin masyarakat.

Pengelola kegiatan juga diharapkan terus memastikan sampah masuk ke fasilitas penampungan yang telah disediakan. Dengan pengelolaan dari sumbernya, proses pengangkutan dapat berjalan lebih tertib dan membantu menjaga kebersihan kawasan selama rangkaian Milad ke-800 Samudera Pasai berlangsung.***

Dapatkan pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan praktis bersama PosIndependent. Ikuti saluran resmi kami di WhatsApp Channel disini untuk menerima notifikasi berita pilihan setiap hari.
Jaringan Lelet di Landeng Aceh Utara Dikeluhkan Warga, Ini Penjelasan Diskominfo
Iklan
Iklan
bir ali
× Advertisement
× Advertisement