Posindependent.com – Memastikan kondisi kampas rem mobil bekas menjadi langkah penting yang wajib dilakukan setiap pemilik kendaraan seken demi menjaga keselamatan berkendara. Banyak pembeli mobil bekas terlalu fokus memeriksa kondisi mesin dan tampilan bodi, tetapi justru mengabaikan sistem pengereman yang sangat vital. Padahal, komponen ini menjadi penentu utama keamanan saat kendaraan melaju di jalan raya.
Membeli mobil bekas memang menjadi pilihan cerdas bagi banyak orang karena mampu memberikan nilai lebih sesuai anggaran. Namun, di balik keuntungan tersebut, pemilik kendaraan tetap harus memastikan seluruh sistem keselamatan bekerja secara optimal, terutama rem kendaraan.
Pada mobil bekas, kondisi kampas rem sering kali sulit dipastikan karena bergantung pada kebiasaan pemilik sebelumnya dalam berkendara maupun melakukan perawatan rutin. Jika komponen ini sudah aus atau bermasalah, risiko kecelakaan akibat jarak pengereman yang semakin panjang bisa meningkat secara signifikan.
Kenali Tanda Kampas Rem Mobil Bekas Mulai Aus
Pemilik kendaraan perlu memahami tanda-tanda awal ketika kampas rem mulai menurun kualitasnya. Salah satu gejala paling umum ialah munculnya suara decitan atau gesekan logam saat pedal rem diinjak. Bunyi tersebut biasanya muncul karena indikator keausan sudah menyentuh piringan cakram.
Selain itu, pedal rem yang terasa lebih dalam dari biasanya juga menjadi pertanda kampas rem mulai menipis. Kondisi ini membuat pengemudi membutuhkan tekanan lebih besar agar kendaraan dapat berhenti secara optimal.
Gejala lain yang tidak boleh diabaikan ialah munculnya getaran pada pedal rem atau setir ketika mobil mengerem, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi. Kondisi tersebut bisa menandakan kampas rem tidak rata atau piringan cakram sudah bergelombang akibat panas berlebih.
Tidak hanya itu, bau hangus dari area roda setelah perjalanan jauh juga patut diwaspadai. Bau terbakar dapat menjadi indikasi kampas rem terus bergesekan akibat piston rem macet atau material kampas berkualitas rendah.
Cara Mudah Mengecek Ketebalan Kampas Rem
Pemilik mobil sebenarnya dapat melakukan pemeriksaan sederhana tanpa harus langsung datang ke bengkel. Pada kendaraan dengan desain pelek terbuka, kondisi kampas rem biasanya dapat terlihat melalui celah kaliper rem.
Kampas rem yang masih layak umumnya memiliki ketebalan lebih dari 6 milimeter. Sebaliknya, jika ketebalannya sudah menyerupai kartu ATM atau sekitar 1–2 milimeter, penggantian harus segera dilakukan.
Namun, ketebalan bukan satu-satunya indikator. Pada mobil bekas dengan usia pemakaian tinggi, kampas rem terkadang mengalami pengerasan material sehingga daya cengkeramnya berkurang. Kondisi ini dapat merusak piringan cakram secara perlahan jika terus digunakan.
Saat memilih pengganti, pemilik kendaraan juga tidak boleh sembarangan membeli produk murah tanpa kualitas jelas. Kampas rem orisinal atau OEM tetap menjadi pilihan paling aman karena sudah sesuai standar pabrikan.
Sementara itu, kampas rem berbahan keramik menawarkan performa pengereman lebih halus dan tahan panas, meski harganya lebih tinggi. Adapun tipe semi-metalik cocok untuk pengendara yang membutuhkan pengereman lebih kuat, tetapi cenderung lebih berisik dan mempercepat keausan cakram.
Biaya Ganti Kampas Rem Tidak Semahal Risiko Kecelakaan
Banyak pemilik mobil bekas menunda penggantian rem karena khawatir soal biaya. Padahal, harga satu set kampas rem berkualitas untuk mobil penumpang umumnya berkisar Rp300 ribu hingga Rp700 ribu. Biaya jasa pemasangan di bengkel biasanya hanya menambah sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu.
Angka tersebut tentu jauh lebih murah dibanding biaya perbaikan akibat kecelakaan atau penggantian piringan cakram yang bisa mencapai jutaan rupiah.
Karena itu, memeriksa kampas rem mobil bekas sebaiknya menjadi prioritas utama setelah membeli kendaraan seken. Dengan rem yang bekerja optimal, pengemudi dan keluarga bisa menikmati perjalanan lebih aman dan nyaman tanpa rasa khawatir di jalan.***
Dapatkan pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan praktis bersama PosIndependent. Ikuti saluran resmi kami di WhatsApp Channel disini untuk menerima notifikasi berita pilihan setiap hari.


