LHOKSEUMAWE | posindependent.com – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Nasional, Dinas Pangan Aceh menggelar kegiatan pasar murah di lhokseumawe, kegiatan ini serentak digelar di 13 titik oleh dinas terkait di kabupaten Kota di Aceh. Kegiatan ini berlangsung di pekarangan Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Kamis (22/10/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi.
Kepala Dinas Pangan Aceh, Drs. Surya Rayendra, melalui Koordinator Area Kota Lhokseumawe, Nancy Ekariany, menjelaskan bahwa sebanyak 1.000 kupon disediakan untuk masyarakat di Kota Lhokseumawe.
Menurut Nancy, program tersebut memberikan subsidi terhadap sejumlah bahan pangan pokok agar masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan, dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih ringan.
Adapun paket bahan pangan yang disediakan terdiri atas beras premium 5 kilogram seharga Rp53.000, gula pasir 2 kilogram Rp36.000, telur ayam 1 papan Rp40.000, serta minyak goreng 2 liter Rp26.000.
“Total harga paket bahan pangan tersebut sebesar Rp159.000. Dengan adanya subsidi sebesar Rp66.000, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Nancy.
Ia menambahkan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Aceh dilakukan secara serentak di 13 titik. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Melalui kegiatan pasar murah dalam rangka Hari Pangan Nasional ini, pemerintah berupaya menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Adapun paket bahan pangan yang disediakan terdiri atas beras premium 5 kilogram seharga Rp53.000, gula pasir 2 kilogram Rp36.000, telur ayam 1 papan Rp40.000, serta minyak goreng 2 liter Rp26.000.
“Total harga paket bahan pangan tersebut sebesar Rp155.000. Dengan adanya subsidi sebesar Rp66.000, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Nancy.
Ia menambahkan, pelaksanaan gerakan pangan murah di Aceh dilakukan secara serentak di 13 titik. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Melalui kegiatan pasar murah dalam rangka Hari Pangan Nasional ini, pemerintah berupaya menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tengah masyarakat.


