ACEH UTARA – Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tri Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Kehadiran istri dari Kementerian Dalam Negeri itu dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional yang jatuh pada 29 April setiap tahunnya.
Amata AJNN, Tri mendatangi langsung Hunian Sementara (Huntara) penyintas banjir di Gampong Tanjong Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan. Di sini dia melakukan senam bersama lansia dan anak-anak yang dipimpin langsung oleh tim Persatuan Wanita Olahraga Senam Indonesia.
Selain itu sejumlah bantuan juga turut diserahkan berupa alat olahraga, paket sembako, buku bacaan, laptop, infocus, screen, papan tulis dan lain sebagainya.
“Saya memilih memperingati Hari Posyandu di Langkahan karena biar bisa langsung menyentuh dengan masyarakat khususnya korban terdampak bencana. Sehingga cukup bermakna,” kayanya.
Tri Tito menambahkan Posyandu saat ini tidak hanya melayani bidang kesehatan saja. Akan tetapi penting diketahui sekarang sudah terdapat enam pelayanan standar minimum, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan dan permukiman serta Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Tantibunbimas).
“Posyandu ini merupakan lembaga kemasyarakatan desa, mungkin banyak yang belum mengetahui itu,” tuturnya.
Hari Posyandu, kata dia, digaungkan ke seluruh Indonesia. Terkhusus di Huntara penyintas banjir Kecamatan Langkahan diminta harus ada pelayanan Posyandu karena untuk fasilitas kesehatan, vaksinasi perlu dilaksanakan.
“Biar bagaimana pun keadaannya, kita harus menjaga anak-anak kita dari penyakit yang memang bisa diatasi melalui imunisasi ataupun vaksinasi, begitupun dengan kesehatan penduduk lanjut usia,” kata Tri.
Tri berharap semoga Hari Posyandu Nasional tahun 2026, menyatukan semua elemen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui 6 standar pelayanan maksimum.
“Para penghuni Huntara kita doakan bisa bersabar, tidak putus asa, semangat walaupun saya tau banyak yang putus asa karena mata pencarian hilang akibat banjir. Dan Insya Allah dengan kerja sama semua pihak, bantuan-bantuan bisa kembali memulihkan keadaan,” ucapnya.


