Banda Aceh | Posindependent.com – Peringatan dini cuaca Aceh dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu, 13 Juni 2026, setelah hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Aceh mulai pukul 18.08 WIB hingga 21.00 WIB.
BMKG Aceh meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu pohon tumbang, genangan air, longsor di daerah rawan, hingga gangguan aktivitas transportasi darat maupun laut.
Sejumlah daerah yang masuk kategori peringatan dini meliputi Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Barat, Pidie, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, dan Kota Subulussalam. BMKG menilai wilayah tersebut memiliki potensi terdampak hujan lebat yang dapat terjadi secara bertahap hingga malam hari.
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Berpotensi Meluas ke Wilayah Lain
BMKG juga memprediksi cuaca buruk berpotensi meluas ke sejumlah kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh. Wilayah tersebut mencakup Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, Simeulue, serta beberapa kawasan lainnya.
Karena itu, BMKG mengimbau warga mengurangi aktivitas luar ruangan saat hujan deras terjadi, terutama masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, dan daerah dengan risiko pohon tumbang.
Selain masyarakat umum, BMKG juga mengingatkan nelayan, pengendara, dan warga yang melakukan perjalanan antardaerah agar terus memantau perkembangan informasi cuaca sebelum beraktivitas.
BMKG Imbau Warga Tetap Waspada
BMKG memperkirakan peringatan dini cuaca Aceh masih berlangsung hingga pukul 21.00 WIB. Warga diminta tetap tenang, tetapi tidak mengabaikan potensi risiko cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Masyarakat juga disarankan mengikuti pembaruan informasi resmi BMKG untuk mengantisipasi dampak hujan lebat, sambaran petir, dan angin kencang di berbagai wilayah Aceh malam ini. Peringatan dini cuaca Aceh menjadi perhatian penting agar warga dapat mengambil langkah antisipasi lebih awal demi keselamatan bersama.***


