Berita Ekonomi & Bisnis

CryptoQuant Ungkap Sinyal Bahaya Bitcoin, Pemegang Besar Mulai Kurangi Kepemilikan

Grafik harga Bitcoin dengan analisis CryptoQuant terkait penurunan kepemilikan whale dan prediksi harga BTC
Pergerakan Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah CryptoQuant mencatat pelemahan akumulasi pemegang besar di tengah tekanan ekonomi global. Dok/data on-chain terbaru dari CryptoQuant

Posindependent.com Pasar Bitcoin kembali menghadapi tekanan setelah laporan terbaru dari CryptoQuant menunjukkan struktur kepemilikan aset kripto terbesar di dunia itu mulai melemah. Para pemegang besar atau “whales” yang menguasai 1.000 hingga 10.000 BTC tercatat mengalami penurunan saldo tahunan tercepat sepanjang tahun ini, memicu kekhawatiran meningkatnya tekanan jual di pasar.

Analisis CryptoQuant mengungkapkan perlambatan akumulasi Bitcoin sejak Februari 2026. Kondisi itu menandakan pergeseran dari fase pembelian bersih menuju distribusi ringan, pola yang sebelumnya juga muncul saat pasar bearish 2022.

Di saat yang sama, kelompok pemegang menengah atau “dolphins” yang memiliki 100 hingga 1.000 BTC, termasuk ETF dan kas perusahaan, masih menunjukkan pertumbuhan tahunan. Namun, laju pertumbuhan itu terus melambat dan memperlihatkan sinyal melemahnya permintaan pasar.

Kenali Fungsi Idle Speed Control Mobil, Komponen Kecil yang Pengaruhi Performa Mesin

Pemegang Besar Bitcoin Mulai Melepas Aset

CryptoQuant menilai struktur kepemilikan Bitcoin saat ini melemah di tengah tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik. Meski jumlah pasokan yang dipegang investor jangka panjang atau long-term holder (LTH) mencapai rekor baru sebanyak 15,8 juta BTC, kondisi tersebut justru mencerminkan minimnya arus investor baru.

Peneliti HashKey Group, Tim Sun, menyebut porsi pasokan Bitcoin yang berada dalam posisi rugi belum terealisasi meningkat ke level tertinggi sejak akhir bear market 2022. Menurut dia, indikator itu menunjukkan potensi dasar harga Bitcoin bisa berada di kisaran US$40 ribu hingga US$45 ribu.

Namun, Sun juga membuka peluang skenario lebih positif apabila tekanan ekonomi global mereda dan bank sentral Amerika Serikat tidak kembali menaikkan suku bunga. Dalam kondisi tersebut, Bitcoin diperkirakan dapat membentuk titik dasar baru di kisaran US$55 ribu hingga US$60 ribu.

Aki Motor Injeksi Bermasalah? Kenali Fungsi, Ciri Soak, dan Cara Merawat Agar Awet

Pengamat pasar kripto Darkfost turut menggambarkan kondisi pasar saat ini masih bergerak dalam pola terbatas atau range-bound market. Sentimen investor disebut berubah cepat, mulai dari optimisme ketika harga mendekati batas atas hingga pesimisme saat harga menyentuh area bawah.

Darkfost menilai sekitar 40 persen suplai Bitcoin berpotensi berada dalam posisi rugi apabila harga bergerak di sekitar US$73.700. Situasi ini memperlihatkan tantangan besar bagi Bitcoin untuk mencetak kenaikan signifikan dalam waktu dekat.

Tekanan Makroekonomi Jadi Penentu

Selain faktor on-chain, arah harga Bitcoin juga sangat dipengaruhi kondisi ekonomi global dan kebijakan moneter. Ketidakpastian geopolitik serta arah suku bunga bank sentral masih menjadi faktor utama yang menentukan apakah pasar mampu membangun tren pemulihan atau justru bertahan lebih lama dalam tekanan.

Program Double Kurban–Double Berkah, Islamic Relief Indonesia dan Baitul Mal Lhokseumawe Salurkan 28 Ekor Sapi Kurban

CryptoQuant menyebut pasar saat ini mengalami pelemahan “struktur permintaan”, meski investor lama masih bertahan menyimpan aset mereka. Rekor kepemilikan investor jangka panjang belum cukup menjadi sinyal bullish selama belum ada lonjakan investor baru yang masuk ke pasar.

Bagi investor, kondisi ini menunjukkan pentingnya memantau data on-chain serta perkembangan ekonomi global secara bersamaan. Masuknya dana baru dari institusi maupun investor ritel dinilai akan menjadi faktor penting untuk menentukan arah Bitcoin dalam beberapa bulan mendatang.

Dalam beberapa pekan ke depan, pelaku pasar diperkirakan akan mencermati apakah tekanan yang terjadi hanya memperpanjang fase bearish atau justru menjadi titik awal kebangkitan harga aset kripto terbesar di dunia tersebut.***

Dapatkan pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan praktis bersama PosIndependent. Ikuti saluran resmi kami di WhatsApp Channel disini untuk menerima notifikasi berita pilihan setiap hari.
Kebakaran Kayu Sisa Banjir di Sawang Aceh Utara Meluas, Ratusan KK Resah Rumah Terancam
bir ali
× Advertisement
× Advertisement