Aceh Utara | Posindependent.com – Aktivitas pendidikan di Dayah Terpadu Nurul Islam, Gampong Rayeuk Matang, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, terganggu setelah tujuh bilik santri dilalap api pada Selasa pagi, 3 November 2026.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.55 WIB tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Meski menghanguskan sejumlah bilik, insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Aceh Utara, Hasanuddin, menyebutkan kebakaran tersebut berdampak terhadap 165 santri yang menempuh pendidikan di dayah pimpinan Tgk Subki (48) itu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 80 orang merupakan santriwan dan 85 lainnya santriwati.
Hasanuddin menjelaskan, begitu menerima laporan kejadian, petugas pemadam kebakaran dari Pos Landeng langsung dikerahkan menuju lokasi untuk menjinakkan kobaran api.
Proses pemadaman turut melibatkan dua unit armada pemadam kebakaran dari Kota Lhokseumawe guna mempercepat penanganan agar api tidak semakin meluas.
“Api berhasil kita kendalikan dan dipadamkan sekitar 30 menit setelah kejadian,” ujar Hasanuddin.
Menyikapi peristiwa tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik dan sumber api di lingkungan masing-masing.
Ia juga meminta warga membiasakan diri memeriksa kondisi peralatan listrik dan kompor sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah terjadinya kebakaran.
“Kita mengimbau masyarakat tetap waspada. Pastikan kompor dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah,” pungkasnya.***


