Bandar Lampung | Posindependent.com — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mendorong penguatan tata kelola organisasi Pemerintah Provinsi Lampung agar bekerja lebih efektif, cepat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia menilai pembenahan organisasi menjadi bagian penting untuk mendukung pencapaian target pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Marindo menyampaikan hal tersebut saat memimpin Rapat Pembahasan Tata Organisasi Pemerintah Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (19/8/2026).
Dalam rapat tersebut, Marindo menyoroti posisi strategis Biro Organisasi dalam mengelola aspek kelembagaan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, pemerintah daerah pada dasarnya merupakan sebuah organisasi besar yang terdiri atas berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Ibu/Bapak di Biro Organisasi ini sangat penting karena kita ini sebuah organisasi. Pemerintah daerah secara rumah besarnya, lalu organisasi. Makanya dinas-dinas itu namanya OPD, Organisasi Perangkat Daerah,” kata Marindo.
Tata Kelola Organisasi Pemprov Lampung Jadi Perhatian
Marindo mengatakan, keberhasilan organisasi tidak cukup hanya mengandalkan struktur kelembagaan. Pengelolaan yang tepat juga menentukan kemampuan organisasi dalam menjalankan fungsi dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Ia menilai organisasi yang memiliki tata kelola baik akan lebih mudah menjaga arah kerja, membangun koordinasi, serta memastikan setiap perangkat daerah menjalankan tugas sesuai perannya.
“Saya sangat memahami bagaimana cara kerja sebuah organisasi. Organisasi yang baik dan benar pada akhirnya bisa mencapai tujuannya kalau pengelolaan organisasinya benar,” ujarnya.
Karena itu, Marindo meminta Biro Organisasi tidak berhenti pada rutinitas administrasi kelembagaan. Ia ingin biro tersebut terus mengikuti perubahan lingkungan kerja pemerintahan dan memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses kerja.
Menurut Marindo, perkembangan teknologi menuntut organisasi pemerintahan untuk mampu beradaptasi dengan cepat. Ia mendorong Biro Organisasi membangun sistem kerja yang lebih modern, responsif, dan fleksibel.
“Saya ingin Biro Organisasi berjalan di atas rel dengan teknologi yang modern, sehingga cepat, adaptif, agile,” jelasnya.
Biro Organisasi Diminta Perkuat Kinerja OPD
Marindo juga menekankan bahwa Biro Organisasi memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mengurus struktur kelembagaan. Biro tersebut perlu ikut memastikan organisasi perangkat daerah dapat bekerja secara optimal dalam mendukung tujuan pemerintah daerah.
Ia menyebut perangkat daerah sebagai bagian penting yang harus mendapatkan dukungan tata kelola organisasi yang baik.
“Biro Organisasi ini mengurusi pelayanan publik. Publiknya adalah Organisasi Perangkat Daerah,” kata Marindo.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penguatan tata kelola organisasi harus berorientasi pada kinerja perangkat daerah. Ketika struktur, mekanisme kerja, koordinasi, dan pengawasan berjalan baik, OPD diharapkan dapat menjalankan tugas secara lebih terarah.
Bagi masyarakat, pembenahan tersebut pada akhirnya berkaitan dengan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Organisasi perangkat daerah yang memiliki tata kelola jelas akan lebih mudah menjalankan program dan memberikan pelayanan sesuai tugas masing-masing.
Dorong Koordinasi Lintas Perangkat Daerah
Selain mendorong pemanfaatan teknologi, Marindo meminta jajaran Biro Organisasi menjaga ritme kerja dan memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah.
Ia menilai tata kelola organisasi membutuhkan kerja bersama karena setiap perangkat daerah memiliki fungsi yang saling berkaitan dalam menjalankan pemerintahan daerah.
Koordinasi menjadi penting sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Dengan komunikasi yang berjalan baik, pemerintah daerah dapat mengurangi hambatan koordinasi dan menjaga pelaksanaan tugas tetap berada dalam arah yang sama.
Marindo berharap Biro Organisasi mampu mengambil peran sebagai penggerak dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Ia ingin pembenahan organisasi berjalan seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pemerintahan yang semakin dinamis. Pendekatan tersebut diharapkan membuat birokrasi bekerja lebih cepat sekaligus tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Pada akhirnya, Marindo menilai tata kelola organisasi yang baik menjadi salah satu fondasi penting untuk mencapai target kinerja pemerintah daerah. Karena itu, penguatan organisasi tidak hanya menyangkut perubahan struktur, tetapi juga menyentuh cara kerja, koordinasi, pemanfaatan teknologi, dan kemampuan aparatur beradaptasi.
Dengan arah tersebut, tata kelola organisasi Pemprov Lampung diharapkan semakin efektif dalam mendukung kinerja OPD dan pencapaian tujuan pembangunan daerah.***


