BANDA ACEH | Posindependent.com – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Aceh dan mengajak masyarakat serta pelaku usaha memberikan informasi yang benar kepada petugas. Dukungan itu ia sampaikan saat menerima audiensi jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh di Ruang Rapat Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa 18 Agustus 2026.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya BPS Aceh memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Aceh menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. BPS juga meminta dukungan pemerintah agar masyarakat dan pelaku usaha ikut berpartisipasi serta memberikan data sesuai kondisi sebenarnya.
Kepala BPS Provinsi Aceh Agus Andria menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Aceh memiliki peran penting dalam menyukseskan pendataan. Menurutnya, partisipasi masyarakat dan pelaku usaha akan membantu petugas memperoleh informasi ekonomi yang dibutuhkan dalam sensus.
Fadhlullah menyambut baik koordinasi tersebut. Ia memastikan Pemerintah Aceh mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar proses pendataan di lapangan berjalan lancar.
“Insya Allah Pemerintah Aceh mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kita berharap sensus ini berjalan lancar dan masyarakat serta para pelaku usaha dapat memberikan dukungan kepada petugas di lapangan,” ujar Fadhlullah.
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Pijakan Data Ekonomi Aceh
Fadhlullah menilai data ekonomi yang akurat membantu pemerintah melihat kondisi riil perekonomian masyarakat. Data tersebut juga dapat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Karena itu, ia mengajak masyarakat dan pelaku usaha tidak ragu memberikan informasi yang benar dan terbuka kepada petugas Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Fadhlullah, kualitas data sangat berkaitan dengan kemampuan pemerintah memahami kondisi ekonomi di daerah. Semakin baik informasi yang terkumpul, semakin kuat pula gambaran yang dapat digunakan pemerintah dalam melihat potensi ekonomi Aceh.
“Kita harapkan semua pihak ikut membantu. Data yang diperoleh dari sensus ini akan sangat berguna untuk melihat potensi ekonomi Aceh dan menjadi bahan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan ke depan,” katanya.
Dukungan tersebut tidak hanya disampaikan melalui pernyataan. Dalam audiensi itu, Fadhlullah juga mengikuti langsung proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 sebagai responden.
Petugas sensus yang hadir dalam pertemuan tersebut melakukan pendataan terhadap Wagub Aceh. Keikutsertaan Fadhlullah sebagai responden menjadi bentuk dukungan langsung terhadap proses sensus sekaligus ajakan kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi.
Langkah tersebut juga memperlihatkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pendataan ekonomi. Pemerintah tidak hanya membutuhkan koordinasi antarlembaga, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat sebagai sumber informasi di lapangan.
BPS dan Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi
BPS Aceh bersama Pemerintah Aceh berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berlangsung dengan dukungan berbagai pihak. Koordinasi antara lembaga statistik dan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk mendorong kelancaran pendataan.
Dalam audiensi tersebut, jajaran BPS yang hadir antara lain Kepala BPS Provinsi Aceh Agus Andria, Ketua Garda Sensus Ekonomi 2026 Aceh Yan Yan Gustiana, serta Kepala BPS Kota Banda Aceh Tedi Herdiawan.
Turut hadir Kasubbag Umum BPS Kota Banda Aceh Rediansiah Arief, Koordinator Kecamatan Baiturrahman SE2026 Adi Nurhadi, dan Petugas Lapangan SE2026 Dalila Miranti.
Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara BPS dan Pemerintah Aceh terkait pelaksanaan SE 2026. Pemerintah Aceh berharap sinergi itu terus berjalan sehingga petugas mendapatkan dukungan saat melakukan pendataan di lapangan.
Bagi masyarakat dan pelaku usaha, partisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah memperoleh gambaran mengenai kondisi serta potensi ekonomi Aceh.
Pemerintah Aceh pun mengajak seluruh pihak memberikan data secara benar dan lengkap kepada petugas. Dengan dukungan tersebut, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Aceh diharapkan menghasilkan data berkualitas yang dapat menjadi pijakan dalam merancang kebijakan dan pembangunan ekonomi Aceh ke depan.***


