Berita Education Ekonomi & Bisnis

Mahasiswa Unimal Olah Singkong Jadi Getuk Buka Peluang UMKM di Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal ubah singkong jadi getuk. Foto: Mahasiswa.

Aceh Utara | Posindependent.com – Singkong yang selama ini lebih banyak dijual dalam bentuk mentah, coba diubah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) menjadi produk bernilai jual.

Melalui KKN Kelompok 4, mahasiswa menggelar demonstrasi pembuatan getuk berbahan dasar singkong di Meunasah Gampong Jeulikat, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu diikuti sekitar 25 peserta, terdiri dari ibu-ibu PKK, pemudi gampong, serta anak-anak.

Ketua Kelompok KKN 4 Unimal, Muhammad Irfan Arif, mengatakan pelatihan tersebut sengaja memilih singkong karena merupakan salah satu bahan pangan yang mudah diperoleh masyarakat Jeulikat.

Kementerian Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif melalui Penguatan Desain Kemasan

“Sebagian besar masyarakat di Gampong Jeulikat bekerja di sektor pertanian, dan singkong merupakan bahan baku yang sangat melimpah serta mudah diperoleh di sini,” kata Irfan.

Menurut dia, pengolahan singkong menjadi getuk diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan. Mahasiswa ingin keterampilan tersebut bisa diterapkan masyarakat di rumah dan dikembangkan menjadi usaha kecil.

“Kami ingin memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di tingkat rumah tangga. Harapan kami, olahan ini tidak hanya menjadi konsumsi keluarga, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi rintisan produk UMKM gampong yang bernilai ekonomis dan mampu menambah pendapatan warga,” ujarnya.

Sekdaprov Marindo Dorong Tata Kelola Organisasi Pemprov Lampung Lebih Adaptif

Dalam pelatihan itu, mahasiswa memperagakan sejumlah tahapan pembuatan getuk, mulai dari pengolahan singkong secara higienis, teknik penumbukan, hingga penggunaan takaran bahan untuk mendapatkan tekstur dan rasa yang sesuai.

Peserta juga diberikan lembar panduan resep serta edukasi dasar mengenai pengolahan pangan. Langkah tersebut dilakukan agar keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat dipraktikkan kembali secara mandiri.

Program pemberdayaan masyarakat tersebut dilaksanakan mahasiswa KKN Kelompok 4 Unimal di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dr. Muhammad Husni Fansury Nasution.

Fadhlullah Minta Samsat se-Aceh Jadi Teladan, Kendaraan Petugas Wajib Berpelat BL

Melalui kegiatan itu, kata dia, berharap potensi singkong yang tersedia di Jeulikat tidak hanya menjadi komoditas pertanian dengan nilai jual terbatas. Pengolahan menjadi produk siap konsumsi dinilai dapat menjadi salah satu langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis potensi gampong.***

Iklan
Iklan
bir ali
× Advertisement
× Advertisement