LHOKSEUMAWE | posindependent.com – Polres Lhokseumawe melalui Polsek Banda Sakti terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Salah satunya dengan memberikan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba kepada sekitar 200 siswa baru kelas X SMK Negeri 2 Lhokseumawe dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang berlangsung di Aula SMK Negeri 2 Lhokseumawe, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Wakapolsek Banda Sakti, Ipda Zamzami, S.H., M.S.M., mewakili Kapolsek Banda Sakti, sebagai narasumber. Turut hadir Kepala SMK Negeri 2 Lhokseumawe, Dra. Suharyati, beserta dewan guru yang mendampingi jalannya kegiatan.
Dalam penyampaiannya, Ipda Zamzami memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, mulai dari pengertian narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, jenis-jenis zat adiktif, faktor penyebab penyalahgunaan, hingga dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik dan mental, kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi, serta konsekuensi hukum bagi para pelaku.
Selain memberikan materi, para siswa juga dibekali langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Di antaranya dengan memperkuat keimanan dan ketakwaan, memilih lingkungan pergaulan yang positif, berani menolak segala bentuk ajakan menggunakan narkoba, serta mengisi waktu luang dengan kegiatan yang produktif, kreatif, dan bermanfaat.
Dalam sesi motivasi, para peserta diajak membangun komitmen untuk mengatakan “Tidak” terhadap narkoba serta menjaga masa depan dengan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak cita-cita dan masa depan mereka.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah, S.Ag., M.M., mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba melalui pendekatan edukatif dan preventif.
“Pelajar merupakan aset bangsa yang harus kita lindungi dari pengaruh buruk narkoba. Melalui kegiatan MPLS ini kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, prestasi, dan kehidupan sosial seseorang. Kami berharap para siswa mampu menjadi agen perubahan serta pelopor gerakan anti narkoba, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujar Kapolsek.
Sementara itu, pihak SMK Negeri 2 Lhokseumawe menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Polsek Banda Sakti dalam memberikan pembekalan kepada peserta didik baru. Edukasi tersebut dinilai sangat penting sebagai bekal awal bagi siswa untuk membangun karakter yang disiplin, taat hukum, berintegritas, serta memiliki kesadaran untuk menjaga diri dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan ini, Polres Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berkualitas menuju Indonesia Emas.


